Thursday, February 10, 2005

Menghayal!

hm, kalo penulis jadi sebatang rokok. betapa indahnya ketika bibir sensual itu sedang menjilat, melumat dan mengisapnya dalam-dalam. seakan bibir itu takut untuk menyakiti sebuah batang yang empuk dan berasap yang terbuat dari kapas itu. jarinya begitu angkuh ketika menghimpit batang yang sedang membara itu.napasnya mendesah,jatungnya berdetak kencang tubuhnya berkeringat seakan sedang berlari menghindari kejaran panas sang matahari. lagi - lagi bibir sensual itu menghisap dalam dalam batangan itu, sambil sekali kali mengetuk ujung batang maut dan menaburkan latu kedalam bibir asbak yang sudah terlihat muak dengan sisa puntung rokok.
sayang aku bukan sebatang rokok!kalo ia aku akan katakan pada yang mempunyai bibir sensual itu,"sebaiknya berhenti merokok dari pada nanti aku menghanguskan bibir sensualmu itu.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home